Abstrak
Anak yang terafiliasi terorisme kerap luput dari perhatian dibandingkan anak pelaku maupun korban langsung, padahal mereka membutuhkan perlindungan khusus. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dinamika kasus anak yang terafiliasi terorisme, mengidentifikasi persoalan yang mereka hadapi, serta menjelaskan mekanisme pembentukan kesalahan (mens rea) yang melatarbelakangi keterlibatan mereka. Penelitian hukum doktrinal ini menganalisis tujuh liputan BBC News Indonesia, Harian Kompas, CNN Indonesia, dan Kompas TV periode 2015–2024 berdasarkan empat prinsip Convention on the Rights of the Child dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, diperkaya teori Crimes of Obedience dan Differential Association. Temuan menunjukkan pola pelanggaran berulang atas hak kewarganegaraan, rasa aman, pendidikan, dan perlindungan dari diskriminasi, disertai dilema privasi dalam publikasi kisah anak. Pembentukan mens rea anak terbukti sangat dipengaruhi relasi otoritas dan pembelajaran sosial, sehingga anak lebih tepat diposisikan sebagai korban, tanpa menghapus kemungkinan pertanggungjawaban pidana yang dinilai secara proporsional berdasarkan derajat kesalahannya. Diperlukan pedoman teknis yang lebih spesifik, koordinasi antarlembaga, serta pedoman penilaian derajat kesalahan anak yang berhadapan dengan hukum.
Referensi
Buku
Piaget, Jean. The Moral Judgment of the Child. New York: The Free Press, 1965.
Kelman, Herbert C. dan V. Lee Hamilton, Crimes of Obedience: Toward a Social Psychology of Authority and Responsibility. New Haven: Yale University Press, 1989.
Kohlberg, Lawrence The Philosophy of Moral Development: Moral Stages and the Idea of Justice. San Francisco: Harper & Row, 1981.
Milgram, Stanley. Obedience to Authority: An Experimental View. New York: Harper & Row, 1974.
Wibisana, Andri Gunawan, et al. Buku Panduan Penulisan Karya Ilmiah. Cet. 1. Depok: Badan Penerbit Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2023.
Sutherland, Edwin H dan Donald R. Cressey, Criminology. Edisi ke-10. Philadelphia: J.B. Lippincott, 1978.
Sutherland, Edwin H. Principles of Criminology. Philadelphia: J.B. Lippincott, 1939.
Jurnal
Hutagalung, Hannes M., dan Ayu R. Fitria. "Tanggung Jawab Negara terhadap Perlindungan Anak Sebagai Kelompok Rentan dalam Perspektif Hak Asasi Manusia." DEDIKASI: Jurnal Ilmiah Sosial, Hukum, Budaya 24, no. 2 (2023): 1-14.
Hutagalung, Reinhard Hasiholan, et al. "Tinjauan Hukum Terhadap Anak-Anak Terpapar Radikalisme dan Terorisme Menurut Hukum Positif di Indonesia." Future Academia: The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced 3, no. 2 (2025): 769-780.
Kadir, Zul Khadir. “Teori Labeling dalam Perspektif Kebijakan Kriminal: Strategi Dekriminalisasi untuk Menghentikan Siklus Stigma Sosial.” Jurnal Hukum dan Sosial Politik. Vol. 3. No.1 (2025). Hlm. 50-68.
S, Zefania Helsaya. Et al. “Perlindungan Hukum Terhadap Hak Anak Yang Terlibat Kejahatan Terorisme.” TATOHI Jurnal Ilmu Hukum. Vol. 3. No. 3 (2023). Hlm. 305-317.
Situs
BBC News Indonesia. "Anak-anak 'ISIS': Bagaimana Mereka Pulang?" Dipublikasikan 15 Oktober 2019. https://youtu.be/fL7M5lOEy4g.
Becker, Jo, dan Letta Tayler. "Revictimizing Victims: Children Unlawfully Detained in Northeast Syria." hrw.org, 27 Januari 2023. https://www.hrw.org/news/2023/01/27/revictimizing-victims-children-unlawfully-detained-northeast-syria.
BNPT. "Berkomitmen Dukung Pembinaan Kelompok Rentan, BNPT Tingkatkan Keterampilan Petugas Pemasyarakatan." bnpt.go.id, 20 Maret 2024. https://www.bnpt.go.id/berkomitmen-dukung-pembinaan-kelompok-rentan-bnpt-tingkatkan-keterampilan-petugas-pemasyarakatan.
CNN Indonesia. "Anakku Tidak Akan Jadi Teroris." Dipublikasikan 13 Februari 2023. https://www.youtube.com/watch?v=jH92tBqXVkA.
Erianto, Dwi. "Sejarah Penanganan dan Penanggulangan Terorisme di Indonesia." kompaspedia.kompas.id, 11 Januari 2023. https://kompaspedia.kompas.id/baca/paparan-topik/sejarah-penanganan-dan-penanggulangan-terorisme-di-indonesia.
Harian Kompas. “Ais, Anak Pelaku Bom Surabaya dan Kesalahan Kita”, Dipublikasikan 13 Februari 2023. Durasi video 00.11.09. Tersedia pada https://www.youtube.com/watch?v=AVlHdEv1X34. Diakses pada 8 November 2024.
Kohnavard, Nafiseh. “Saya bukan ISIS, saya baru 10 tahun: Kisah dari kamp detensi Suriah”. BBC News Indonesia. Dipublikasikan 5 Desember 2022. Durasi video 00.21.08. Tersedia pada https://youtu.be/kQyLHdPrjmg?si=Oj5C6lAIh62E8GUB. Diakses pada 20 April 2025.
Kompas TV. “Anak Napi Teroris Siapa Peduli?”. Dipublikasikan 20 Juni 2023. Durasi video 00.21.46. Tersedia pada https://youtu.be/dnTZ5h-VqmM?si=exV816_uKL4qpVa1. Diakses pada 20 April 2025.
Kompas TV. “Anak ISIS Asal Indonesia, Perlukah Dipulangkan? (Bag3)”. Dua Arah. Dipublikasikan 18 Februari 2020. Durasi video 00.07.24. Tersedia pada https://youtu.be/6dz9bpOlG6c?si=B3dixdeiKtLOd2xU. Diakses pada 22 April 2025.
Kompas TV. “Tutup Pemulangan ISIS, Daniel Awigra: Kalau Tidak Mau Memulangkan, Kenapa Profiling?”. Sapa Indonesia Malam. Dipublikasikan 13 Februari 2020, video 00.11.42-12.18, tersedia pada https://www.youtube.com/watch?v=P4fS1F3csMg. Diakses pada 8 November 2024.
Sibuea, Harris Y. P. "Keberadaan Detasemen Khusus 88 (Densus 88) dalam Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme." berkas.dpr.go.id. https://berkas.dpr.go.id/pusaka/files/info_singkat/Info%20Singkat-V-10-II-P3DI-Mei-2013-46.pdf.
Sommerville, Quentin. “Bisakah kamu memaafkan ayah yang jadi anggota ISIS?”. BBC News Indonesia. Dipublikasikan 6 Februari 2020. Durasi video 00.03.14. Tersedia pada https://youtu.be/GbjMdAFZhJk?si=P2xa26JmW9dHC3_H, Diakses pada 20 April 2025.
Sommerville, Quentin. “Usai ISIS jatuh: Nasib ribuan anak yang terancam penjara seumur hidup di Suriah”. BBC News Indonesia. Dipublikasikan 19 Juli 2021. Durasi video 00.05.40. Tersedia pada https://youtu.be/2Dtn5kp26fw?si=P5yl9U1VngmxS9nd. Diakses pada 20 April 2025.
Tugas Akhir
Mu'arif, Muhammad Syamsul. "Keterlibatan Anak dalam Aktivitas Terorisme: Radikalisme Berbasis Agama Islam." Tugas Akhir, Universitas Indonesia, 2018.
Ramadhani, Susan. "Perlindungan Hukum Tindak Pidana Terorisme Terhadap Anak di Bawah Umur dalam Perspektif Hukum Positif di Indonesia." Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, 2023.
Tambunan, Yosua Andrea. "Strategi Deradikalisasi Terhadap Anak Korban Terorisme: Di Pesantren Al Hidayah Deli Serdang." Tugas Akhir, Universitas Indonesia, 2023.
